Abu Haniif's blog

Aqidah Shahihah, jalan utama Istiqomah diatas Sunnah.

بسم الله الرحمن الرحيم

Kamis, 06 Desember 2018

Kapan kita sadar untuk mengetahui keagungan Allah Azza wa Jalla ???

Wahai pemuda lihatlah Gunung - gunung itu, Siapa yang membuatnya berdiri tegak ?,

Engkau lihat gunung itu 2 kali lebih besar dari dataran di bumi. Siapa yang membuatnya berdiri tegak ?,

Tahukah engkau wahai pemuda, gunung itu disebabkan oleh keagungan Allah subhanahu wata'ala menjadi hancur lebur.

Musa Alaihi Salam, ketika pergi untuk bermunajat kepada Allah Subhanahu wata'ala, untuk bertemu Allah Subhanahu wata'ala, maka Musa Alaihi Salam pergi ke gunung Thur, dia ingin berbicara dengan Allah Subhanahu wata'ala, dan berbicara dengan Allah itu sangat indah sekali dan sangat sangat istimewa. Bayangkan! Nabi Musa Alaihi Salam berbicara dengan Allah.

Allah Azza wa Jalla menceritakan kisah ini dalam Q.S. Al A'raf : 143.

وَلَمَّا جَاءَ مُوسَىٰ لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنظُرْ إِلَيْكَ ۚ قَالَ لَن تَرَانِي وَلَٰكِنِ انظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي ۚ فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَىٰ صَعِقًا ۚ فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ 

Dan ketika Musa datang untuk (munajat) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, tampakkanlah (diri-Mu) kepadaku agar aku dapat melihat Engkau.” (Allah) berfirman, “Engkau tidak akan (sanggup) melihat-Ku, namun lihatlah ke gunung itu, jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya engkau dapat melihat-Ku.” Maka ketika Tuhannya menampakkan (keagungan-Nya) kepada gunung itu, gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Setelah Musa sadar, dia berkata, “Mahasuci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku adalah orang yang pertama-tama beriman.”

MasyaAllah betapa indahnya berbicara dengan Allah, Nabi Musa Alaihi Salam tidak mampu membendung perasaannya hingga dia meminta Allah untuk dapat melihat Nya.

Dalam ayat tersebut Allah berkata, "Engkat tidak akan ( sanggup ) melihat-Ku," namun lihatlah ke gunung itu, jika ia tetap di tempatnya ( sebagai sediakala ) niscaya engkau dapat melihat-Ku.

Namun apa yang terjadi, maka ketika Allah menampakkan ( keagungan-Nya ) kepada gunung itu, gunung itu hancur luluh / lebur dan Nabi Musa pun jatuh pingsan.

Setelah Nabi Musa sadar dari pingsannya, dia berkata "Maha Suci Engkau, aku tertobat kepada Engkau dan aku adalah orang yang pertama - tama beriman."

Wahai pemuda lihat dan renungkan ayat ini, ( khususnya pada yang menulis saat ini ). Pertanyaan !!!

Kapan kita sadar untuk mengetahui keagungan Allah Azza wa Jalla ???

Kapan kita sadar untuk mengetahui kebesaran Allah Azza wa Jalla ???

Kapan kita sadar untuk mengetahui kekuatan Allah Azza wa Jalla ???


Tidak ada komentar:

Posting Komentar